Tuesday, 10 December 2019

Irigasi praktis dengan mesin pompa air listrik untuk pertanian

pompa air listrik pertanain

Saluran irigasi kita mungkin terbentang hampir disemua lahan pertanian, hanya saja saluran tersebut tidak semuanya dialiri air. Kalaupun ada pasokan air jumlahnya sangat terbatas terutama bagi lahan yang berada di ujung dari saluran.

Kondisi ini berlangsung cukup lama, permasalahan debet air, kondisi saluran yang tidak bagus sampai petani yang mau menang sendiri menjadi kombinasi yang pas yang berakibat pada sulitnya air untuk irigasi.

Kondisi tersebut akhirnya membuat sebagian petani beralih menggunakan irigasi yang menggunakan mesin pompa air, dengan sumber airnya menggunakan air sungai pada awalnya. Tentu cara ini hanya efektif bagi sawah yang berada disekitar aliran sungai tersebut. Barulah ketika petani mengerti cara membuat sumur bor, semua sawah dapat menggunakan mesin pompa air, dalam hal ini mesin pompa yang berpenggerak mesin diesel.

Kendala menggunakan pompa air bermesin diesel

Dalam penggunaanya mesin pompa air yang menggunakan penggerak mesin diesel memiliki beberapa kendala.

a.       Berat
Semakin luas sawah, semakin besar mesin yang digunakan, dan butuh tenaga besar untuk mengoperasionalkan. Tentu hal ini tidak cocok bagi petani yang berusia agak lanjut.

b.      Pembelian BBM dibatasi
Akhir-akhir ini pembelian BBM di SPBU dibatasi karena alasan tertentu, baik dari jumlah pembelian maupun waktu pembelian. Mungkin tujuannya baik tapi bagi petani hal  tersebut jelas merepotkan. Menghadapi iklim yang tidak menentu saja terkadang sudah cukup merepotkan.

Kelebihan menggunakan pompa air listrik untuk pertanian

Karena beberapa alasan tersebut, petani mulai beralih menggunakan pompa air yang menggunakan penggerak motor listrik. Dan itu pilihan paling masuk akal karena mesin pertanian tersebut memiliki beberapa kelebihan.
a.       Ringan
Dimensinya yang kecil membuat mesin pompa air listrik untuk pertanian memiliki berat kurang lebih 15 kg, tentu membuat mesin ini mudah dipindahkan, terutama jika ada kerusakan.

b.      Harga terjangkau
Harga mesin pompa air listrik untuk pertanian berada pada kisaran 2.500.000-4.000.000, jelas lebih terjangkau jika dibanding dengan mesin pompa air dengan penggerak diesel, tentu biaya terbesar adalah pemasangan instalasi listriknya.

c.       Minim biaya perawatan
Mesin pompa air pertanian seperti halnya mesin pompa air pada umumnya yang terdiri dari motor listrik sebagai penggerak dan pompa air, dengan komponen gerak yang sedikit membuat mesin tidak membutuhkan banyak perawatan, meski resiko kerusakannya adalah motor yang terbakar.

Memiliki mesin cadangan merupakan pilihan untuk berjaga saat mesin utama mengalami masalah.

d.      Operasional murah
Perjam Rp2000, tidak butuh tenaga besar untuk menyalakan, tidak perlu ganti oli, tidak perlu antri membeli BBM, tidak bising dan tidak ada asap, untuk yang terakhir asal motor listriknya tidak terbakar.

Itulah poin yang menjadikan alasan banyak petani mulai beralih menggunakan pompa air listrik untuk pertanian. Dan tentu saja tidak ada aturan baru yang mempersulitnya.

No comments:

Post a comment

Ads 720 x 90